Apapun Sekolahnya yang Penting Orang Tuanya

Foto: Syiar Muharram di PENS ITS
Senin Kemarin Time line medsos ramai sekali Dengan postingan Mamud dan Pahmud, Baik yang Mamud Pahmud ABAS (Anak Baru Satu) Atau ABUBA (Anak Buanyak Banget).
Sekedar buat lucu-lucuan sih..No problemo, Apalagi kalau sekolahnya high class, sekolah elit, sekolah bonafit, atau sekolah unggulan
Ada perasaan bangga ( semoga tidak bercampur ‘Ujub ) pada saat mengantar anak-anaknya ke Sekolah tersebut. Namun ada satu hal yang patut diingat dear mommies & daddies, Sebagus atau semahal apapun Sekolah anak-anak kita, Sama sekali bukan jaminan untuk menghasilkan anak yang sholih dan sholihah, atau  Anak yang berakhlaqul karimah. Saya bisa berkata seperti ini Karena sudah hampir 15 tahun Mengelola lembaga pendidikan, Berinteraksi dengan banyak stake holder pendidikan, bergaul dengan berbagai kalangan dari dunia pendidikan, Sehingga bisa mengambil sebuah kesimpulan, Bahwa SEKOLAH TERBAIK ADALAH KELUARGA, terutama untuk anak-anak sampai dengan usia SD.
Adalah sebuah kemustahilan jika kita mengharapkan anak-anak kita ber-Akhlaq Yg baik sedangkan di rumah orang tuanya
  • Sering bertengkar,
  •  Sering marah-marah
  • Sering berkata kasar

Juga akan menjadi Mission (Almost) Impossible.. jika mengharapkan anak-anaknya menjadi anak yang taqwa, rajin sholat (berjama’ah di masjid bagi yang pria), mampu menghafal AL-Qur’an dengan baik, semangat dalam menuntut ilmu terutama Ilmu Agama, Jika orang tuanya
  • Kurang perduli terhadap Ilmu Agama.
  •  Ayahnya malas sholat berjama’ah di Masjid,
  •  Bunda juga sering kali sholat tidak di awal waktu.
  •  Ayah Bunda malas menuntut Ilmu Agama, menghadiri Kajian-kajian keIslaman, bahkan jarang berinteraksi dengan Al-Qur’an,
  • dst..dst..

Perlu kita semua ketahui, panutan anak-anak adalah Orang tuanya, dan bukan gurunya. Sebagian anak-anak bahkan bercita-cita ingin seperti orang tuanya.
Ayah, bagi seorang anak laki-laki adalah “Role Model” sedang bagi anak perempuan Ayah adalah “First Love” mereka
Bunda… Terlebih seorang Bunda, Baik anak laki-laki dan perempuan Banyak yang menjadikan sosok bundanya sebagai “Malaikat Pelindung”
Satu rahasia kecil, bahwa Sikap para ‘Ulama’ dan orang bijak terdahulu..Jika mendapati anaknya berbuat kurang baik, berkata tidak jujur, sulit diatur… maka mereka pertama akan menyalahkan diri mereka sendiri, bahkan menghukum diri mereka sendiri… •
•√ Kenapa anak-anak saya bisa seperti ini..?
•√ Apakah saya telah berbuat dosa..?
•√ Apakah ada makanan haram yang saya berikan untuk anak-anak saya…?
Itulah sejatinya orang tua yang baik.
Setiap ada kejadian yang kurang mengenakkan tentang buah hati, mereka langsung bermuhasabah, bukan menyalahkan si anak, bukan pula menyalahkan orang lain, bukan juga mengkambing Hitamkan sekolah dan lingkungan, walau secara keseluruhan ada juga faktor-faktor pemicu kenakalan anak-anak kita, Namun… faktor terbesar adalah kelalaian orangtuanya. Jadi,, memang baik mencari Sekolah yang terbaik untuk buah hati kita,

Namun lebih dari itu semua…Mari kita sebagai Orang tua belajar menjadi Guru kehidupan buat anak-anak kita. Guru yang akan terus dikenang “baik dan buruknya” oleh anak-anak kita Guru yang tidak hanya mengantarkan anak-anak ke gerbang wisuda, Tapi lebih jauh mengantarkan mereka masuk ke gerbang Surga.
Mari Sahabat semua… Kita berdo’a untuk Kebaikan anak-anak kita, Dan kita juga terus bermohon agar Alloh selalu memberikan Kekuatan kepada kita untuk menjadi Orangtua yang bertanggung jawab, Yang menjadi Uswatun Hasanah buat putra-putri kita, Investasi dunia akhirat kita.
Semoga Alloh Swt meng-ijabah Do’a kita semua
امين يامجيب الساءلين
🌷🌷
oleh hilmi firdausi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Buka Hati dengan Pendidikan Tauhid

× Hubungi Kami