Homeschooling untuk Anak Balita

Yang lagi trend dan jadi pilihan keluarga dewasa ini untuk pendidikan anak2 mereka adalah dengan Homeschooling. Entah karena merasa cara ini sudah sesuai dan tepat untuk anak2 mereka atau pernah merasa kecewa dan trauma dg sistem pendidikan yang ada. Namun tidak dipungkiri kalau cara ini sudah banyak peminat dan sudah banyak juga yang membuka Homeschooling di rumah untuk dikomersialkan.

Sekolah rumah atau Homeschooling adalah metode pendidikan alternatif yang dilakukan di rumah, di bawah pengarahan orangtua atau tutor pendamping, dan tidak dilaksanakan di tempat formal lainnya seperti di sekolah negeri, sekolah swasta, atau di institusi pendidikan lainnya dengan model kegiatan belajar terstruktur dan kolektif.

Foto kegiatan di sentra seni KB-TK Yaa Bunayya

Saat orangtua memutuskan untuk meng-Homschooling-kan anak mereka (terutama anak balita), ada banyak persiapan yang harus diperhatikan agar kebutuhan bermain sambil belajar tetap terpenuhi.
Apa saja yang perlu disediakan dan disiapkan dirumah?
Berikut beberapa cara yang bisa menjadi perhatian kita:

  1. Membantu anak memuaskan rasa penasaran. Mari kita memberi kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan mencoba memainkan benda-benda yang ditemui atau yang ada di lingkungan sekitar anak. Jangan terlalu banyak melarang, misal: takut kotor, jatuh, celaka, rusak atau sejenisnya. Anak ingin mengungkapkan rasa ingin tahu terhadap benda-benda tersebut, dan rasa ingin tahu ini tidak boleh ‘dipotong’ dengan larangan tanpa memberikan alternatif ‘pemenuhan rasa ingin tahu’ yang lain
    Foto kegiatan menggunting di sentra Imtaq KB-TK Yaa Bunayya
  2. Menyediakan perlengkapan bermain yang bersifat edukasi dan variatif. Kita bisa menyediakan bahan-bahan alami seperti air, biji2an, tepung terigu, tepung tapioka, play dough, pewarna makanan, pasir, dsb. Bahan2 ini sangat baik untuk meningkatkan kemampuan sensorimotor anak. Bahan2 seperti boneka atau tiruan perlengkapan rumah tangga bisa menjadi sarana bermain peran. Mainan yang bisa dibangun seperti lego, puzzle, penjepuit jemuran, balok berbagai ukuran, dan balok warna akan sangat baik untuk mengasah logika anak2. 
    Foto Kegiatan membuat karya di sentra Seni KB-TK Yaa Bunayya
  3. Memastikan bahan dan peralatan bermain aman digunakan anak. Apabila ada gunting atau staples, kita perlu memberi tahu anak cara penggunaannya yang aman, atau ada orang dewasa yang mendampingi.

Melihat anak2 bermain artinya akan melihat keceriaan mereka. Memberikan kesempatan untuk bermain akan menciptakan ruang eksplorasi untuk belajar berbagai hal baru. Dan mendampingi anak bermain akan menjadi kesempatan untuk memberikan sentuhan proses belajar di dalam proses bermain itu. Mari kita nikmati ketika melihat anak bermain, sambil tetap menahan diri untuk melarang secara berlabihan ketika mereka bereksplorasi.

Foto kegiatan eksplor air dan berenagn di KB-TK Yaa Bunayya Surbaya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Buka Hati dengan Pendidikan Tauhid

× Hubungi Kami